Maaf aku berusaha menganalisa semampunya dengan apa yang aku ketahui.
Si AKU ini adalah binatang jalang yang lepas bebas yang terbuang dari kelompoknya.Artinya: Ia merdeka tidak mau terikat oleh aturan-aturan.Meski ditembak sekalipun si AKU tetap berkobar berontak terhadap aturan-aturan.Segala rasa sakit dan penderitaan akan ditahan,diatasi hingga akhirnya akan hilang dengan sendirinya.
Si AKU ingin hidup seribu tahun lagi,maksudnya:si AKU ingin semangatnya,pikirannya dan karya-karyanya hidup selamanya.
Secara struktural,dalam sajak ini dikemukakan ide kepribadian bahwa orang itu harus bertanggungjawab atas dirinya sendiri,baik dalam duka maupun bahagia.
Dalam sajak ini,intensitas pernyataan dinyatakan dengan secara retorika yang berupa hiperbola,dikombinasikan dengan ulangan [tautologi] serta diperkuat oleh ulangan bunyi vokal.Penyimpangan arti [distorting] danpenggantian arti [displacing],itu menyebabkan sajak AKU dapat ditafsirkan bermacam-macam sesuai dengan saran kata-kata dan kalimatnya.Hal ini menyebabkan sajak ini selalu "baru",setiap dibaca dengan tafsiran-tafsiran baru yang memperkaya arti sajak ini.
Kiranya cukup sekian,pabila ada kesalahan dalam penafsiran,saya minta maaf.Semoga bermanfaat.
Lain waktu kita sambung dengan penafsiran sajak CHAIRILANWAR yang lain.
Sebagai manusia biasa,kumohon saran dan kritiknya.
TERIMA KASIH....
Tweet
Sajak: AKU
Kalau sampai waktuku
'Ku tak mau seorangpun'kan merayu
Tidak juga kau
Tidak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
AKU
Kalau si AKU meninggal,ia menginginkan jangan ada seorangpun yang bersedih [merayu] ,bahkan kekasih atau istri sekalipun.Tidak perlu ada tangisan untuk meratapi kematiannya karena tiada guna.Si AKU ini adalah binatang jalang yang lepas bebas yang terbuang dari kelompoknya.Artinya: Ia merdeka tidak mau terikat oleh aturan-aturan.Meski ditembak sekalipun si AKU tetap berkobar berontak terhadap aturan-aturan.Segala rasa sakit dan penderitaan akan ditahan,diatasi hingga akhirnya akan hilang dengan sendirinya.
Si AKU ingin hidup seribu tahun lagi,maksudnya:si AKU ingin semangatnya,pikirannya dan karya-karyanya hidup selamanya.
Secara struktural,dalam sajak ini dikemukakan ide kepribadian bahwa orang itu harus bertanggungjawab atas dirinya sendiri,baik dalam duka maupun bahagia.
Dalam sajak ini,intensitas pernyataan dinyatakan dengan secara retorika yang berupa hiperbola,dikombinasikan dengan ulangan [tautologi] serta diperkuat oleh ulangan bunyi vokal.Penyimpangan arti [distorting] danpenggantian arti [displacing],itu menyebabkan sajak AKU dapat ditafsirkan bermacam-macam sesuai dengan saran kata-kata dan kalimatnya.Hal ini menyebabkan sajak ini selalu "baru",setiap dibaca dengan tafsiran-tafsiran baru yang memperkaya arti sajak ini.
Kiranya cukup sekian,pabila ada kesalahan dalam penafsiran,saya minta maaf.Semoga bermanfaat.
Lain waktu kita sambung dengan penafsiran sajak CHAIRILANWAR yang lain.
Sebagai manusia biasa,kumohon saran dan kritiknya.
TERIMA KASIH....




0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas kunjungan dan komentar anda